Liputansambas.com- Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Camat Tebas, Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas, dalam rangka menjaga kestabilan harga hasil pertanian, Selasa (20/2/2024).
Cukup datang kelokasi pelaksanaan dengan membawa KTP atau KK masyarakat sudah dapat berbelanja khususnya dengan harga yang lebih murah dari pasaran.
Analisis Pasar Hasil Pertanian Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar, Patricia Widora mengatakan bahwa GPM dilaksanakan dalam rangka untuk menjaga kestabilan harga beras, gula dan minyak goreng.
“Kita tahu bahwa saat ini harga beras sudah melonjak sangat tinggi, yang mana harga beras per 5 kilogramnya sudah mencapai angka rp 80rb, jadi kami dari Dinas Provinsi memberikan semacam subsidi kepada masyarakat,” katanya.
Dia menuturkan bahwa Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar telah menyediakan paket beras sebanyak 4 ton beras, 1 ton gula dan 1 ton minyak goreng.
“Alhamdulillah kami menurunkan harga yang awalnya beras 5 kilogram Rp 80rb kami jual menjadi Rp 65rb, untuk gula 1 kilogram awalnya Rp 17rb menjadi Rp 14rb, sementara minya goreng dipasaran Rp 19rb menjadi Rp 16rb, dengan harga paket Rp 95rb,” tutur Patricia.
Patricia juga menjelaskan bahwa Program tersebut telah dilaksanakan oleh Dinas Ketahan Pangan Provinsi Kalbar di 14 Kabupaten/Kota pelaksanaan GPM sudah dua kali dilaksanakan di Kabupaten Sambas.
“Ini merupakan gerakan yang kedua kalinya di Kabupaten Sambas, tahun lalu sudah kita lakukan di Kecamatan Galing dan tahun ini dilanjutkan di Kecamatan Tebas,” jelasnya.
Terakhir dirinya berharap harga beras, gula, dan minyak goreng murah ini dapat meringankan beban para ibu rumah tangga terutama dalam perekonomiannya.
“Diharapkan dengan adanya program ini dapat membantu masyarakat Kecamatan Tebas dalam memenuhi kebutuhan rumah tangganya,” tutupnya. (***)














