Dewan Sambas Apresiasi Bea Cukai Sintete yang Berhasil Gagalkan Penyelundupan

Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Hendro Sudomo/Istimewa
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Hendro Sudomo/Istimewa

Sambas, 16 Januari 2025 — Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PDI Perjuangan, Hendro Sudomo, memberikan apresiasi tinggi kepada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Sintete atas keberhasilannya menggagalkan upaya penyelundupan mobil mewah merek Mercedes-Benz dari Malaysia.

Menurut Hendro, tindakan cepat dan tegas Bea Cukai Sintete merupakan bukti nyata komitmen mereka dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perbatasan Indonesia, khususnya di Kabupaten Sambas.

“Saya mengapresiasi kinerja Bea Cukai Sintete yang berhasil mengamankan mobil Mercedes-Benz selundupan dari Malaysia. Ini adalah bukti nyata dedikasi mereka dalam melindungi wilayah kita dari masuknya barang-barang ilegal,” ujar Hendro Sudomo, Kamis 16 Januari 2025.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan daerah perbatasan, mengingat posisi strategis Kabupaten Sambas yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

“Keberhasilan ini tidak hanya mencegah kerugian negara akibat barang selundupan, tetapi juga menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan bahwa aparat kita selalu waspada,” tambahnya.

Hendro juga mendorong agar sinergi antara Bea Cukai, aparat penegak hukum, dan masyarakat terus diperkuat. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci dalam mencegah dan memberantas aktivitas penyelundupan yang berpotensi merugikan negara.

“Kerja sama yang baik antara semua pihak akan memastikan keamanan dan kesejahteraan masyarakat Sambas,” tuturnya.

Sebelumnya, pada 15 Januari 2025, KPPBC Sintete berhasil mengamankan satu unit mobil Mercedes-Benz yang diselundupkan dari Malaysia. Penindakan tersebut merupakan bagian dari operasi rutin Bea Cukai dalam menjaga ketat arus barang keluar-masuk wilayah perbatasan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *